GRESIK, Brawijayapost.com,-
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gresik terus mengintensifkan pelaksanaan pendidikan politik bagi kader hingga tingkat desa.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya partai dalam meningkatkan kualitas sumber daya kader sekaligus memperkuat pemahaman politik di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik, Wongso Negoro, saat membuka kegiatan Pendidikan Politik Partai Golkar yang digelar di Kecamatan Menganti, Senin (29/06/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wongso Negoro mengungkapkan bahwa hingga saat ini program pendidikan politik telah dilaksanakan di 16 dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik dan menjangkau sekitar 360 desa.
“Hingga hari ini, pendidikan politik sudah kami laksanakan di 16 kecamatan dan menjangkau sekitar 360 desa. Tinggal dua kecamatan di wilayah Bawean, yakni Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak, yang akan segera kami laksanakan sehingga seluruh 18 kecamatan di Kabupaten Gresik mendapatkan pendidikan politik secara merata,” ujar Wongso Negoro.
Menurutnya, pendidikan politik merupakan agenda penting Partai Golkar untuk membentuk kader yang memiliki wawasan kebangsaan, memahami fungsi dan peran partai politik, serta mampu menjadi penyambung aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan, kader Partai Golkar harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat momentum politik, tetapi juga dalam mengawal berbagai persoalan yang dihadapi warga serta ikut mendorong percepatan pembangunan daerah.
Kegiatan pendidikan politik di Kecamatan Menganti berlangsung dengan penuh antusias. Ratusan kader dan pengurus Partai Golkar dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari penyampaian materi hingga sesi diskusi mengenai peran kader dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Melalui program ini, DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik berharap seluruh kader memiliki pemahaman politik yang baik, semakin solid dalam menjalankan roda organisasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Gresik.
Dengan tersisanya dua kecamatan di wilayah Bawean, DPD Partai Golkar optimistis target pelaksanaan pendidikan politik di seluruh 18 kecamatan akan segera tercapai.










Leave a Comment