LUMAJANG, Brawijayapost.com,– Dalam upaya mendukung visi strategis Indonesia Emas 2045, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sedyo Rahayu Raya yang berlokasi di Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, muncul sebagai pionir. SPPG ini dinilai layak menjadi standar nasional berkat pengelolaan yang transparan, legal, dan efisien.
Pimpinan sekaligus owner SPPG Sedyo Rahayu Raya, Imam Safi’i, menegaskan bahwa pihaknya ingin membuktikan bahwa pelayanan publik skala besar dapat dijalankan dengan profesionalisme tinggi.
“Kami membuktikan bahwa pelayanan skala besar dapat berjalan dengan efisien, legal, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Imam saat ditemui di lokasi, Selasa (5/5/2026).
Kapasitas Besar dengan Administrasi Matang.
Saat ini, SPPG Sedyo Rahayu Raya mengelola kapasitas pelayanan yang cukup signifikan, yakni mencapai 3.055 kuota. Meski melayani ribuan sasaran, seluruh proses operasional dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti.
Kunci keberhasilan ini terletak pada kesiapan administrasi yang matang. Seluruh dokumen perizinan telah dipenuhi secara utuh sesuai regulasi pemerintah, sehingga program berjalan di atas landasan hukum yang kuat dan sah.
Disiplin Tinggi dan Jaminan Kesejahteraan SDM.
SPPG Sedyo Rahayu Raya kini menjadi rujukan bagi unit layanan serupa yang belum memenuhi standar pelayanan maupun aspek legalitas. Selain kedisiplinan yang ketat, pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi nilai tambah utama.
Tercatat sebanyak 47 relawan menjadi ujung tombak di lapangan. Tidak hanya dituntut berdedikasi tinggi, manajemen juga memberikan perlindungan sosial melalui kepesertaan BPJS.
“Langkah ini mencerminkan manajemen yang adil. Kesejahteraan tenaga pelaksana adalah prioritas agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan berkelanjutan,” tambah Imam.
Pemenuhan gizi yang optimal dipandang sebagai investasi fundamental dalam pembangunan SDM. Kehadiran SPPG Sedyo Rahayu Raya menjadi bagian penting dari rantai panjang pembangunan bangsa untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Dengan tata kelola yang rapi, legalitas kokoh, serta perhatian pada kesejahteraan pekerja, SPPG ini membuktikan bahwa visi Indonesia Emas bukan sekadar wacana, melainkan realitas yang sedang dibangun dengan kerja keras dan integritas.
(Reporter: Day)










Leave a Comment