Tragis! Keberangkatan Tour SMP NU Bahrul Ulum Menganti Berujung Petaka, Bocah Terlindas Bus Travel

Redaktur Yono

May 10, 2026

2
Min Read

Bagikan Ke

Shares

GRESIK, Brawijayapost.com,– Suasana ceria keberangkatan rombongan tour kelas 9 SMP NU Bahrul Ulum Menganti berubah seketika menjadi histeris. Sebuah insiden memilukan terjadi tepat di depan gerbang sekolah pada Sabtu (09/05/2026) malam, setelah seorang anak kecil diduga terlindas bus travel yang hendak berangkat.
Peristiwa ini terjadi di tengah kerumunan siswa, wali murid, dan deretan bus yang memadati area sekolah. Alih-alih keberangkatan yang penuh tawa, lokasi justru mencekam akibat jeritan saksi mata yang melihat kejadian tersebut.

Kronologi Kejadian: Diduga Terlindas Saat Bus Berbelok

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga di lokasi kejadian, korban yang masih berusia anak-anak diduga berada di area blind spot atau jalur kendaraan saat bus mulai bergerak keluar.
Dalam sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat sebuah bus travel berwarna putih bergerak keluar dari area sekolah dan berbelok ke arah selatan. Naas, saat manuver dilakukan, kaki korban diduga terlindas hingga menyebabkan ia terjatuh. Bus dilaporkan sempat terus melaju sebelum akhirnya berhenti setelah massa berteriak histeris.

“Awalnya ramai seperti biasa karena mau berangkat tour, tiba-tiba terdengar teriakan warga dan semua langsung panik,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.

Kondisi Korban: Alami Patah Tulang

Akibat insiden tersebut, korban dikabarkan mengalami luka serius. Berdasarkan foto-foto yang beredar, korban tampak tergeletak di aspal sambil dipeluk oleh seorang perempuan yang diduga keluarganya dalam kondisi lemas.
Laporan awal menyebutkan korban mengalami patah tulang pada bagian kaki. Warga dan pihak terkait langsung melarikan korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Polisi: Tidak Ada Pemberitahuan Kegiatan

Kejadian ini menyisakan tanda tanya terkait prosedur pengamanan kegiatan sekolah. Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya tidak menerima laporan atau pemberitahuan resmi dari pihak SMP NU Bahrul Ulum terkait kegiatan keberangkatan tour tersebut.
“Tidak ada pemberitahuan ke kami terkait kegiatan itu,” tegasnya singkat melalui sambungan telepon.

Evaluasi Keamanan Jadi Sorotan

Warga dan wali murid menyayangkan kurangnya koordinasi pengamanan di lokasi. Banyaknya anak-anak yang lalu lalang di sekitar bus yang sedang bermanuver dinilai sangat berisiko jika tidak ada pengaturan lalu lintas yang ketat.
Hingga berita ini diturunkan:

  • Pihak SMP NU Bahrul Ulum Menganti belum memberikan keterangan resmi.
  • Pihak Pengelola Bus Travel juga belum dapat dikonfirmasi terkait tanggung jawab dan kronologi pasti.
    Masyarakat mendesak adanya evaluasi total terhadap sistem keamanan setiap kegiatan sekolah yang melibatkan kendaraan besar, agar tragedi serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (Dwa)
Baca Lainnya:  LSM GMAS: Siap Mengawal Dugaan Pungli Kontrak Kerja Outsourcing Di PT. Wahana Lentera Raya

Leave a Comment

Related Post