LAMONGAN, BrawijayaPost.com,– Kelompok Tani (Poktan) Subur Sambirejo Desa Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui penguatan infrastruktur pengairan. Salah satunya dengan merealisasikan pembangunan tujuh titik saluran irigasi tanah (Irpit) sepanjang 901 meter.
Program tersebut memanfaatkan anggaran bantuan sebesar Rp97 juta yang dialokasikan untuk mendukung kebutuhan infrastruktur pertanian. Keberadaan saluran irigasi ini diharapkan mampu memperlancar distribusi air menuju lahan pertanian milik para anggota kelompok tani.
Ketua Poktan Subur Sambirejo, Ramiso, mengatakan pembangunan tujuh saluran Irpit tersebut memberikan manfaat nyata bagi para petani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.
“Pembangunan 7 saluran Irpit ini sangat membantu dan meringankan beban para petani dalam mengairi lahan mereka secara merata. Kami berharap dengan adanya perbaikan sarana pengairan ini, produktivitas pertanian dapat meningkat dan hasil panen para anggota bisa lebih maksimal,” ujar Ramiso.
Menurutnya, ketersediaan jaringan pengairan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan musim tanam. Dengan saluran yang lebih tertata, distribusi air ke lahan pertanian dapat dilakukan secara lebih efektif.
Program pembangunan infrastruktur pengairan tersebut mencakup kebutuhan sebanyak 111 anggota Poktan Subur Sambirejo. Para petani diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal untuk menunjang kegiatan pertanian.
Dengan semakin baiknya sistem pengairan, para petani kini memiliki sarana yang lebih memadai dalam mendistribusikan air, terutama ketika memasuki musim tanam. Kondisi tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan produktivitas serta hasil panen petani di Desa Sidokumpul. (Dan)










Leave a Comment