GRESIK, Brawijayapost.com,- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang digelar warga Perumahan Kota Damai, Desa Banyu Urip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Sabtu (12/9/2026) malam, berlangsung penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi partai Golkar, Wongso Negoro, S.E., S.H., M.Si., Komisi IV DPRD Gresik Hj. Jamiyatul Mukarromah, S.Pd., Dr. H.M. Ma’ruf Syah, S.H., M.H., para tokoh tokoh agama, tokoh masyarakat.
Hadir pula Ketua Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Gresik KH. Zainal Abidin, S.Ag., M.Fil.I..selaku penceramah

Dalam kesempatan tersebut, Wongso Negoro memberikan apresiasi kepada seluruh warga Perumahan Kota Damai yang dinilainya mampu menjaga kerukunan dan kekompakan di tengah keberagaman.
Menurutnya, meskipun warga Perumahan Kota Damai memiliki latar belakang agama yang berbeda-beda, namun tetap mampu hidup guyub, rukun, saling menghargai dan kompak dalam melaksanakan berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh warga Kota Damai. Walaupun berbeda-beda agama, tetapi tetap guyub, rukun dan kompak. Ini merupakan contoh yang baik dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Wongso.
Maulid Nabi tersebut juga menjadi momentum bagi Wongso untuk menyampaikan aspirasi dan harapan masyarakat terkait pembangunan di Kabupaten Gresik, khususnya kondisi infrastruktur jalan di wilayah Gresik Selatan.
Di hadapan seluruh warga yang hadir, Wongso menyampaikan bahwa kondisi sejumlah jalan di wilayah Gresik Selatan masih cukup banyak yang kurang baik. Karena itu, menurutnya, persoalan tersebut perlu disuarakan bersama kepada Pemerintah Kabupaten Gresik agar mendapatkan perhatian dan segera dilakukan perbaikan.

“Selama ini kondisi jalan yang ada di wilayah Gresik Selatan masih cukup banyak yang kurang baik. Karena itu, persoalan ini perlu kita suarakan bersama kepada Pemerintah Kabupaten Gresik agar mendapatkan perhatian dan segera dilakukan perbaikan,” tegasnya.
Wongso mengatakan, masyarakat berharap visi dan misi Bupati Gresik, khususnya terkait percepatan pembangunan dan betonisasi jalan, dapat benar-benar direalisasikan dengan baik.
Menurutnya, apa yang telah disampaikan dalam visi dan misi harus menjadi komitmen pemerintah daerah yang diwujudkan melalui pembangunan berkelanjutan.
“Kalau visi dan misi tersebut tidak dapat dilaksanakan dengan baik, tentu masyarakat akan menilai sejauh mana keberhasilan pemerintah dalam merealisasikan janji pembangunan yang telah disampaikan,” katanya.
Wongso juga menyoroti perkembangan pembangunan jalan antara Kabupaten Gresik dan Mojokerto. Menurutnya, Gresik sebelumnya pernah menjadi salah satu daerah yang cukup baik dalam pembangunan jalan dibandingkan Mojokerto.
Namun, saat ini Mojokerto dinilai telah melakukan betonisasi di banyak ruas jalan dengan progres yang disebut hampir 90 persen selesai.
“Ini tentunya harus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk terus mengejar ketertinggalan,” ujarnya.
Karena itu, Wongso mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal visi dan misi pemerintah daerah agar benar-benar diwujudkan dalam pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dengan APBD Kabupaten Gresik yang cukup besar, sekitar Rp3,6 triliun, Wongso berharap anggaran tersebut dapat dialokasikan secara optimal, termasuk untuk pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan.
“Mudah-mudahan mulai tahun 2027 nanti ada percepatan pembangunan dan betonisasi di sejumlah ruas jalan, khususnya di wilayah Gresik Selatan. Dengan target pembangunan jalan yang mencapai sekitar 1.000 kilometer, kita berharap secara bertahap dapat dituntaskan hingga tahun 2029,” harapnya.
Wongso menegaskan, pembangunan infrastruktur harus benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gresik.
“Intinya, pembangunan infrastruktur harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Gresik. Kita akan terus mengawal agar pembangunan tersebut berjalan sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (Raf)










Leave a Comment