Hadiri Ludruk Budhi Wijaya Di Pelemwatu, Wongso Negoro: Budaya Lokal Harus Terus Hidup Di Tengah Masyarakat

Redaktur Yono

September 16, 2026

2
Min Read

Bagikan Ke

Shares

GRESIK, Brawijayapost.com,- Pagelaran seni ludruk Budhi Wijaya berlangsung meriah di Dusun Pelemwatu, Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi Partai Golkar, Wongso Negoro, Kehadirannya disambut antusias masyarakat yang sejak awal telah memadati lokasi pagelaran.

Pagelaran ludruk Budhi Wijaya bukan sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk melestarikan kesenian tradisional sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan warga.

Wongso Negoro menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Pelemwatu yang masih mempertahankan tradisi kesenian ludruk di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, kesenian tradisional merupakan bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya daerah yang harus mendapatkan perhatian bersama.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus menikmati kesenian tradisional yang menjadi bagian dari budaya kita. Ludruk jangan sampai hilang karena perkembangan zaman,” ujar Wongso Negoro.

Ia menilai, pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan oleh para pelaku seni. Dukungan masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah hingga generasi muda juga sangat diperlukan agar kesenian tradisional tetap eksis dan memiliki ruang di tengah masyarakat.

“Budaya lokal harus terus hidup. Jangan sampai anak-anak muda kita tidak mengenal ludruk, jaranan, wayang atau kesenian tradisional lainnya. Justru generasi muda harus kita dorong untuk mengenal, mencintai dan ikut melestarikannya,” tegasnya.

Wongso Negoro juga mengatakan bahwa kegiatan peringatan HUT RI sebaiknya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk membangun kebersamaan masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal yang positif. Salah satunya melalui kegiatan masyarakat seperti malam kesenian ini. Dengan berkumpul bersama, rasa persaudaraan, gotong royong dan kerukunan warga akan semakin kuat,” ungkapnya.

Baca Lainnya:  Dusun Juwet Gelar Jalan Santai, Menyambut HUT RI Ke-80 Tahun

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah Kabupaten Gresik, khususnya dengan memberikan ruang kepada kesenian tradisional dan para pelaku seni lokal.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Pemerintah tentu harus memberikan dukungan, tetapi yang tidak kalah penting adalah semangat masyarakat untuk menjaga budaya dan kebersamaan. Saya sangat mengapresiasi warga Pelemwatu,” pungkasnya.

Sementara itu, antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pagelaran. Warga dari berbagai kalangan turut menyaksikan penampilan Ludruk Budhi Wijaya sebagai bagian dari rangkaian kegiatan puncak HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Pelemwatu tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam menjaga budaya lokal serta memperkuat persatuan dan kerukunan antarwarga. (Dwa)

Leave a Comment

Related Post