Suwarno, Sosok Purna Pendidikan Siap Lanjutkan Periode Ke 2 Membawa Desa Pandean Lebih Maju

Redaktur Yono

September 1, 2026

3
Min Read

Bagikan Ke

Shares

TRENGGALEK, Brawijayapost.com,— Selasa 1 september 2026, Sosok Suwarno, Kepala Desa Pandean, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, dikenal sebagai figur yang memiliki latar belakang panjang di dunia pendidikan sekaligus dekat dengan masyarakat.

Purna mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik hingga pernah dipercaya menjadi kepala sekolah, Suwarno kini mencurahkan pengalaman dan pengabdiannya untuk membangun serta menata Desa Pandean agar semakin maju, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun perekonomian masyarakat.

Memasuki rencana periode pengabdian berikutnya, Suwarno menyatakan kesiapannya untuk terus mengabdi dan melanjutkan berbagai program pembangunan yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Saya siap mengabdi dan menata desa agar ke depan semakin maju. Banyak hal yang harus kita hidupkan kembali. Tentunya semua tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat dan pihak-pihak terkait,” ujar Suwarno.

Salah satu gagasan yang tengah dipersiapkan adalah menghidupkan kembali pasar desa. Keberadaan pasar tersebut dinilai memiliki potensi strategis untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat Pandean dan sekitarnya.

Rencana tersebut akan dikaji dan diarahkan melalui perencanaan anggaran desa sesuai ketentuan yang berlaku. Harapannya, pasar desa tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga dapat menjadi ruang tumbuh bagi pelaku UMKM dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Selain pasar desa, pemerintah desa juga terus mendekatkan sinergi dengan koperasi desa dan pengelola BUMDes sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian berbasis potensi lokal.

Program pemberdayaan ekonomi juga mulai diarahkan melalui sektor perikanan. BUMDes Desa Pandean tengah mempersiapkan budidaya ikan patin yang nantinya diharapkan dapat menghasilkan produk siap pasar.

Program tersebut juga diarahkan agar hasil produksi dapat terserap oleh pasar, termasuk peluang pemasaran kepada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang berada di desa.

Baca Lainnya:  Kesfet Bonanza Slotunu

Dengan pola tersebut, pemerintah desa berharap kegiatan BUMDes tidak berhenti pada sekadar menjalankan usaha, tetapi benar-benar mampu menciptakan perputaran ekonomi, membuka peluang usaha dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Suwarno menilai, potensi desa sebenarnya cukup besar apabila dikelola secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Saya berharap masyarakat ikut berpartisipasi dan antusias bersama-sama menata desa. Kita ingin Pandean berkembang, bukan hanya ekonominya tetapi juga SDM-nya. Kalau masyarakat bergerak bersama, program desa akan jauh lebih mudah berkembang,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan salah seorang masyarakat, Dharsono, yang mengaku berterima kasih atas kepemimpinan Suwarno selama ini.

Menurutnya, sosok kepala desa yang memiliki pengalaman panjang di dunia pendidikan menjadi salah satu modal dalam menjalankan pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami sebagai masyarakat tentu berterima kasih atas kepemimpinan Pak Suwarno. Beliau selama ini juga dikenal siap membantu masyarakat. Mudah-mudahan ke depan program-program yang baik untuk desa bisa terus dilanjutkan,” tutur Dharsono.

Di sisi lain, Suwarno juga berharap adanya dukungan dan sinergi dari berbagai dinas serta instansi terkait untuk membantu program-program yang sedang dikembangkan Desa Pandean.

Menurutnya, dukungan tersebut tidak harus selalu dalam bentuk bantuan langsung. Pendampingan, pembinaan, akses program maupun kebijakan dari pemerintah daerah juga sangat berarti bagi desa dalam menjalankan pembangunan.

“Kami berharap dari dinas-dinas terkait juga ikut membantu program desa. Walaupun kami hanya sebagai penerima manfaat, dukungan dan pendampingan tersebut sangat membantu proses kami dalam mengembangkan desa,” jelas Suwarno.

Dengan pengalaman panjang di dunia pendidikan, kedekatan dengan masyarakat serta sejumlah rencana pengembangan ekonomi desa, Suwarno berharap Desa Pandean ke depan dapat tumbuh menjadi desa yang lebih maju, mandiri dan memiliki daya saing, dengan masyarakat sebagai bagian utama dari setiap proses pembangunan.

Baca Lainnya:  Seminar Pengda Malang Raya INI: Tekankan Peran Notaris Dalam Permenkum 49 tahun 2025

“Desa ini milik kita bersama. Pemerintah desa hanya menjadi penggerak, sedangkan keberhasilan pembangunan sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Eko/Team)

Leave a Comment

Related Post