BOJONEGORO, Brawijayapost.com,– Pemerintah Desa (Pemdes) Wadang, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, mulai merealisasikan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur. Salah satu proyek strategis yang kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah pembangunan jalan rabat beton.
Pembangunan ini diprioritaskan sebagai langkah konkret Pemdes Wadang di bawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Wiji Siswati untuk membuka akses mobilitas yang lebih baik, sekaligus menjadi tulang punggung penggerak roda perekonomian warga.
Memperlancar Distribusi Hasil Bumi
Kades Wiji Siswati menjelaskan bahwa pemilihan program rabat beton didasarkan pada kebutuhan mendasar warga. Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak sering kali menjadi hambatan utama, terutama saat musim hujan di mana akses jalan menjadi becek dan sulit dilalui.

“Prioritas utama kami memang rabat beton. Tujuannya jelas, yakni memperlancar akses roda perekonomian. Jika infrastruktur jalan sudah bagus, mobilitas petani ke sawah lebih mudah, tengkulak pun lebih leluasa masuk ke desa. Dampaknya, harga hasil panen menjadi lebih bersaing,” ujar Wiji Siswati saat ditemui awak media, Minggu (21/06/2026).
Menurutnya, kelancaran distribusi hasil pertanian, peternakan, hingga aktivitas jual-beli harian sangat bergantung pada kualitas jalan yang memadai.
Menjaga Transparansi dan Regulasi
Dalam pelaksanaannya, Pemdes Wadang menegaskan komitmennya untuk selalu patuh terhadap regulasi yang ditetapkan melalui Permendesa PDTT. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari perencanaan hingga pengerjaan, diawasi langsung oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta elemen masyarakat.
“Kami menjalankan roda pemerintahan secara transparan. Mulai dari musyawarah desa, pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), hingga pemasangan papan informasi anggaran di setiap titik kegiatan, semua kami buka secara terang-terangan,” tegas Wiji.
Harapan Keberlanjutan Pembangunan
Meski pembangunan rabat beton tahun 2025 berjalan sesuai target, Wiji Siswati mengakui bahwa kebutuhan infrastruktur di Desa Wadang masih cukup besar. Masih terdapat beberapa titik jalan dusun, jalan lingkungan, hingga saluran irigasi pertanian yang membutuhkan sentuhan perbaikan.
Oleh karena itu, ia menitipkan harapan besar kepada Pemerintah Pusat dan Daerah agar terus memberikan dukungan anggaran untuk pembangunan desa.
“Dana Desa sangat membantu, namun kebutuhan desa masih banyak. Kami berharap ke depan ada terobosan anggaran agar pembangunan bisa lebih masif. Kami yakin, dengan tambahan dukungan tersebut, Desa Wadang akan lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Dengan komitmen transparansi dan fokus pada kebutuhan riil warga, Pemdes Wadang optimistis bahwa pengelolaan Dana Desa akan menjadi kunci utama dalam memutar roda ekonomi desa secara lebih progresif. (Eko)










Leave a Comment