Ratusan Buruh FSP LEM SPSI Gresik Bertolak ke Jakarta, Kawal Isu ‘May Day’ Di Ibu Kota

Redaktur Yono

April 30, 2026

2
Min Read

Bagikan Ke

Shares

GRESIK, Brawijayapost.com– Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day mulai bergerak. Sebanyak ratusan massa buruh yang tergabung dalam DPC Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Kabupaten Gresik resmi bertolak menuju Jakarta, Selasa (30/4/2024) malam.

Dengan menggunakan armada bus, para pejuang industri ini berkumpul di kawasan terminal Bunder Kabupaten Gresik, keberangkatan sebelum memulai perjalanan panjang menuju pusat ibu kota. Kehadiran mereka bertujuan untuk bergabung dengan ribuan buruh lainnya dari berbagai penjuru tanah air dalam aksi damai yang dipusatkan di kawasan Monas dan Istora Senayan.

Ketua DPC FSP LEM SPSI Gresik, Imam Syaifudin S.H., menyatakan bahwa keberangkatan delegasi dari Kota Pudak ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ada substansi perjuangan yang dibawa, terutama terkait kesejahteraan pekerja di sektor industri.

Beberapa poin utama yang akan disuarakan antara lain:
*Revisi UU Cipta Kerja: Khususnya klaster ketenagakerjaan yang dinilai masih merugikan posisi buruh.
*Hapus Sistem Outsource: Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak yang tidak memberikan kepastian masa depan.
*Upah Layak: Penyesuaian upah yang seimbang dengan laju inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Kami membawa aspirasi kawan-kawan dari daerah. Gresik sebagai kota industri harus bersuara lantang di Jakarta agar kebijakan pemerintah pusat lebih berpihak pada kesejahteraan buruh,” ujar ketua DPC FSP LEM SPSI GRESIK.

Pengawalan Ketat dan Pesan Damai

Pihak kepolisian dari Polres Gresik turut melakukan pengawalan dan pendataan guna memastikan keberangkatan massa berlangsung kondusif. Para buruh pun diimbau untuk tetap menjaga ketertiban selama di perjalanan maupun saat melakukan orasi di Jakarta nantinya.

Meski ratusan anggota berangkat ke Jakarta, sebagian massa LEM SPSI lainnya dikabarkan tetap bertahan di wilayah Jawa Timur untuk mengikuti rangkaian aksi serupa di tingkat provinsi yang dipusatkan di Surabaya.

Baca Lainnya:  Sertijab Berlangsung Khidmat, Kepala Desa Boteng Suliswati Resmi Menjabat periode 2025-2027.

Pergerakan massa ini diprediksi akan mencapai puncaknya pada Rabu pagi (1/5), bertepatan dengan perayaan May Day. Hingga berita ini diturunkan, rombongan bus buruh asal Gresik terpantau mulai memasuki ruas tol trans-jawa dalam suasana yang tertib. (Dwa)

Leave a Comment

Related Post