Kurang Dari 24 Jam, Polsek Menganti Bekuk Begal Sadis Driver Ojol Di Surabaya

Redaktur Yono

May 22, 2026

3
Min Read

Bagikan Ke

Shares

GRESIK, Brawijayapost.com,– Gerak cepat jajaran Reskrim Polsek Menganti, Polres Gresik, membuahkan hasil gemilang. Kurang dari 24 jam setelah melancarkan aksi sadisnya, pelaku pembegalan terhadap seorang driver ojek online (ojol) berhasil diringkus aparat kepolisian.
Peristiwa pembegalan tersebut menimpa Andy Sebastian Zainin (28), driver ojol asal Tanjung Perak, Surabaya, di kawasan Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik pada Rabu malam (20/5/2026). Tanpa butuh waktu lama, pelaku berhasil diciduk pada Kamis malam (21/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di wilayah Semampir, Kota Surabaya.
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, membenarkan keberhasilan anggotanya dalam mengungkap kasus atensi tersebut.

“Betul, berkat gerak cepat anggota di lapangan, pelaku sudah berhasil kami amankan di wilayah Semampir, Kota Surabaya,” tegas AKP Arif Rahman saat dikonfirmasi media, Jumat (22/5/2026).

Identitas Pelaku dan Barang Bukti

Pelaku diketahui bernama Rohan (33), pria kelahiran Desa Banjartabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. Sehari-hari, tersangka bekerja sebagai kuli bangunan dan berdomisili di kawasan Kenjeran, Surabaya.
Saat disergap petugas, pelaku tidak melakukan perlawanan. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti utama berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy milik korban dengan nomor polisi L-6338-CAF.
Kini tersangka telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Menganti. Rohan dijerat dengan Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf a KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas).

Kronologi Kejadian: Korban Dipukul hingga Tersungkur

Aksi kejahatan ini bermula saat korban menerima orderan melalui aplikasi InDrive di kawasan Tanjung Perak sekitar pukul 19.30 WIB. Penumpang meminta diantarkan ke Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Menganti.
Sesampainya di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku mulai menjalankan siasat bulusnya. Ia mengarahkan korban ke jalan kavlingan yang sepi dan minim penerangan dengan dalih mencari rumah temannya. Setelah membuat korban mondar-mandir di lokasi gelap, pelaku mengeksekusi aksinya.
Saat motor berhenti, pelaku tiba-tiba menghantam bagian belakang kepala korban menggunakan benda tumpul hingga korban tersungkur bersama sepeda motornya.

Sempat Duel dan Kejar-kejaran di Sawah

Meski mengalami luka dan syok, korban menunjukkan perlawanan cerdik. Ia menyelamatkan diri ke area persawahan sambil membawa remote motor pintar (smart key).
Pelaku sempat mengejar korban ke tengah sawah sambil mengacungkan kayu dan berpura-pura hendak mengambil senjata dari balik bajunya demi merebut remote tersebut.
Korban akhirnya berhasil lolos dan meminta pertolongan warga sekitar. Sayangnya, saat korban kembali ke lokasi bersama warga, sepeda motornya sudah berhasil dibawa kabur oleh pelaku yang tampaknya berhasil menyalakan paksa atau mendorong motor tersebut.
Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka cukup serius:

  • Lengan Kanan: Bengkak akibat menangkis pukulan balok/benda tumpul.
  • Lutut: Luka lecet dan memar akibat terjatuh.
  • Leher: Rasa sakit mendalam akibat benturan keras dari belakang.
    Saat ini, Unit Reskrim Polsek Menganti masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan kasus untuk memastikan apakah pelaku terlibat dalam jaringan pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum lainnya. (Dwa)
Baca Lainnya:  Santai Sejenak, Bodeng Seorang Wartawan Ingatkan Pentingnya Fokus pada Tupoksi Jurnalistik

Leave a Comment

Related Post