Komisi III DPRD Gresik Nur Yahya Hanafi Minta Penanganan Serius Proyek Pelebaran Jalan Bringkang

Redaktur Yono

July 18, 2026

2
Min Read

Bagikan Ke

Shares

Gresik, Brawijayapost.com,-  Proyek pelebaran Jalan Raya Bringkang, Kecamatan Menganti, kabupaten Gresik kembali menuai keluhan dari masyarakat. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang dipenuhi debu tebal sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari, mengurangi jarak pandang pengendara, serta berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan dan juga kecelakaan lalu lintas.

Selain debu, kemacetan juga kerap terjadi akibat masih adanya kendaraan bertonase besar yang melintas pada jam larangan operasional. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk ketika masyarakat berangkat dan pulang beraktivitas khususnya anak anak sekolah.

Salah seorang pengendara roda dua yang setiap hari melintasi Jalan Raya Bringkang menyampaikan keluhannya terkait kondisi proyek pelebaran jalan yang dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia mengaku debu yang beterbangan setiap kali kendaraan besar melintas membuat jarak pandang berkurang, mata terasa perih, dan pernapasan menjadi tidak nyaman. Selain itu, kemacetan yang sering terjadi akibat truk bertonase besar masih melintas pada jam larangan juga membuat waktu tempuh perjalanan semakin lama.

“Debunya sangat tebal, apalagi kalau truk lewat. Jalan jadi tidak nyaman, mata perih, dan sering macet. Kami berharap jalan lebih sering disiram dan kendaraan besar yang melanggar jam operasional bisa ditertibkan,” ujarnya.

Ia berharap pihak kontraktor lebih rutin melakukan penyiraman jalan serta pemerintah dan aparat terkait memperketat pengawasan terhadap kendaraan bertonase besar yang melanggar jam operasional, sehingga masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman selama proyek pelebaran Jalan Raya Bringkang berlangsung.

Menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gresik, Nur Yahya Hanafi, ST, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait, kontraktor pelaksana, serta aparat penegak hukum agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat segera mendapat solusi.

Baca Lainnya:  Tingkatkan Kualitas Gizi Masyarakat, Koramil 0830/20 Wonocolo Kawal Penyaluran Paket Gizi

Menurutnya, pembangunan pelebaran Jalan Raya Bringkang merupakan proyek strategis yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Namun, pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan warga.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait, kontraktor pelaksana, serta aparat penegak hukum agar persoalan ini segera ditindaklanjuti. Pengendalian debu harus dimaksimalkan melalui penyiraman jalan secara rutin, sementara pengawasan terhadap kendaraan bertonase besar yang melanggar jam operasional juga harus diperketat,” ujar Nur Yahya Hanafi kepada Media Jum’at (17/7/2026).

Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai proyek yang bertujuan meningkatkan infrastruktur justru menimbulkan dampak negatif yang berkepanjangan bagi warga di sekitar lokasi maupun pengguna jalan.

Nur Yahya berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk melakukan evaluasi dan pengawasan sehingga proyek pelebaran Jalan Raya Bringkang dapat berjalan sesuai target, namun tetap mengedepankan keselamatan, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut. (Dwa)

Leave a Comment

Related Post