Viral Isu Iuran Jutaan Rupiah Untuk Kirab Budaya Dan Sedekah Bumi, Warga Tegaskan Murni Kebersamaan Tanpa Paksaan

Redaktur Yono

November 2, 2026

2
Min Read

Bagikan Ke

Shares

GRESIK, BrawijayaPost.com,– Viral di media sosial keluhan warga terkait dugaan iuran hingga jutaan rupiah per kepala keluarga (KK) untuk kegiatan Kirab Budaya dan Sedekah Bumi Desa Menganti 2026 mendapat tanggapan dari sejumlah warga setempat.

Beberapa warga yang ditemui media menyampaikan bantahan terhadap informasi mengenai adanya kewajiban iuran hingga jutaan rupiah per KK. Mereka menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama masyarakat, bukan karena adanya paksaan.

“Kami sudah susah payah melaksanakan kegiatan ini melalui musyawarah bersama seluruh warga per RT dan para pemuda. Bahkan, dalam rapat-rapat di setiap RT, kami tidak pernah memaksakan warga untuk ikut memberikan iuran,” ungkap salah seorang warga kepada media, Minggu (1/11/2026).

Ia menjelaskan, dana yang terkumpul untuk kegiatan Sedekah Bumi tahun ini berasal dari kesepakatan dan kesadaran masyarakat yang ingin menyukseskan tradisi tahunan tersebut.

“Semua iuran yang didapatkan untuk kegiatan Sedekah Bumi kemarin itu benar-benar dari kesepakatan dan kesadaran seluruh warga, bukan karena paksaan. Kami warga Menganti sudah sepakat bahwa Sedekah Bumi tahun 2026 ini harus berbeda dan lebih meriah,” tegasnya.

Menurutnya, warga yang tidak memberikan iuran tetap diberikan kesempatan untuk ikut meramaikan kegiatan. Tidak ada kewajiban bagi masyarakat untuk berpartisipasi apabila memang tidak berkenan.

“Ada yang bersedia ikut meramaikan, ada pula yang memilih tidak ikut karena ingin menonton saja atau berjualan. Itu tidak menjadi persoalan. Kami tidak pernah memaksakan kehendak kepada warga,” jelasnya.

Warga menilai kemeriahan Kirab Budaya dan Sedekah Bumi 2026 merupakan buah dari semangat gotong royong serta partisipasi masyarakat yang menginginkan pelaksanaan tradisi tahun ini lebih meriah dibandingkan sebelumnya.

Baca Lainnya:  Kecelakaan Dua Sepeda Motor Di Jalan Raya Boteng Menganti, Tiga Orang Luka-luka

Mereka juga berharap masyarakat dapat melihat persoalan tersebut secara utuh dan tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar di media sosial tanpa mengetahui proses musyawarah serta kesepakatan yang telah dilakukan.

Bagi masyarakat Desa Menganti, Kirab Budaya dan Sedekah Bumi bukan sekadar kegiatan seremonial atau perayaan tahunan. Lebih dari itu, tradisi tersebut menjadi momentum mempererat kerukunan, membangun kebersamaan, serta menjaga dan melestarikan warisan budaya desa. (Dwa)

Leave a Comment

Related Post