Wujud Nyata Bela Rakyat, GMBI Distrik Gresik Distribusikan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan

Redaktur Yono

October 12, 2026

3
Min Read

Bagikan Ke

Shares

GRESIK, Brawijayapost.com,-  Menghadapi musim kemarau panjang tahun 2026, sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik mengalami krisis air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Gresik menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak di Dusun Gumining, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Minggu (11/10/2026).

Penyaluran bantuan dipusatkan di wilayah yang waduk dan sumur milik warga telah mengering. Ribuan liter air bersih didistribusikan menggunakan mobil tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Kedatangan bantuan tersebut disambut antusias oleh warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih.

“Bakti sosial ini merupakan wujud nyata dari slogan LSM GMBI, GMBI Sampai Mati, Bela Rakyat. Kami tidak bisa diam melihat warga mengalami kesulitan air bersih. Air merupakan kebutuhan paling dasar. Karena itu, kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tegas Muhammad Hudin.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau kondisi masyarakat terdampak dan siap mengupayakan penyaluran bantuan tahap berikutnya apabila musim kemarau masih berlanjut.

Menurutnya, kegiatan sosial kemanusiaan seperti ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian dan solidaritas antarsesama.

Muhammad Hudin juga menegaskan komitmen LSM GMBI Distrik Gresik untuk terus bersinergi dengan insan pers dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua RT 05A Dusun Gumining, Rudi Santoso, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan LSM GMBI Distrik Gresik.

Baca Lainnya:  Pelantikan Dua Perangkat Desa, Kades Karangan Kidul Ajak Wujudkan Pelayanan Prima

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu warga kami. Hampir dua bulan sumur mengering, sehingga untuk mandi dan memasak saja susah. Terima kasih kepada Ketua GMBI Gresik yang masih peduli kepada warga kami yang sedang kekurangan air bersih,” ujar Rudi Santoso.

Hal senada disampaikan warga lainnya. Ia mengungkapkan bahwa harga air bersih yang harus dibeli secara mandiri cukup memberatkan masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

“Kalau membeli air satu tangki, harganya mahal, mencapai Rp250 ribu. Dengan adanya bantuan gratis ini, beban kami sangat terbantu. Semoga menjadi berkah bagi semua,” tuturnya.

Warga berharap kegiatan sosial serupa dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Mereka juga berharap Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan perhatian lebih terhadap kondisi wilayah yang mengalami krisis air bersih selama musim kemarau.

“Kami berharap pemerintah daerah juga lebih memperhatikan kondisi kami saat kemarau seperti ini. Apa yang dilakukan GMBI ini sangat membantu karena langsung menyentuh kebutuhan rakyat kecil,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan penuh keakraban. Warga mengambil air bersih secara bergiliran dengan tertib, disertai rasa senang dan syukur atas bantuan yang diterima.

Melalui kegiatan tersebut, LSM GMBI Distrik Gresik berharap kepedulian sosial dan semangat gotong royong terus tumbuh sehingga masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih tidak merasa menghadapi kondisi tersebut sendirian. (Dwa)

Leave a Comment

Related Post