Warga Morowudi Dan Iker-iker Keluhkan Bau Menyengat Dari PT JPN, Sebut Perusahaan Tak Pernah Sosialisasi

Redaktur Yono

December 24, 2025

2
Min Read

Bagikan Ke

Shares

Gresik, Brawijayapost.com,- Rabu 24 Desember 2025, Bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas PT Jati Perkasa Nusantara (JPN) mulai meresahkan warga Desa Morowudi dan kawasan Desa Iker-iker, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Selain mengganggu pernapasan, warga menyayangkan sikap tertutup pihak perusahaan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, bau yang dihasilkan cukup menusuk hidung dan dirasakan oleh warga yang tinggal dalam radius terdekat dengan pabrik. Selain itu aktifitas mobil kontainer pengangkut barang tampak keluar masuk area PT JPN. Kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa waktu terakhir tanpa ada solusi dari pihak pengelola.

Menurut salah satu warga terdampak, bau tak sedap tersebut muncul tidak menentu, namun paling sering terasa saat malam hari atau ketika angin berembus kencang ke arah pemukiman.
“Baunya sangat menyengat, bikin mual dan pusing. Kami khawatir ini berdampak pada kesehatan anak-anak dalam jangka panjang,” ujar salah satu warga Iker-iker yang enggan disebutkan namanya, Rabu (24/12/2025).

Sementara itu Warga dari desa Morowudi juga senada dan mengungkapkan kekecewaan mereka, karena sejak PT JPN beroperasi, tidak ada sosialisasi sama sekali mengenai dampak lingkungan kepada masyarakat sekitar.

“Kami merasa diabaikan. Tidak ada izin atau pemberitahuan ke warga terkait polusi udara ini. Tiba-tiba bau saja yang kami terima,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak manajemen PT JPN untuk mendapatkan klarifikasi terkait keluhan warga tersebut. Sementara itu, warga mengancam akan melakukan aksi demo dan akan melaporkan masalah ini ke Dinas terkait Lingkungan Hidup (DLH) dan pihak berwajib Kabupaten Gresik jika tidak ada perubahan dalam waktu dekat. (Red)

Baca Lainnya:  Tidak Ada Respon Dari Pemdes, Warga Dusun Gantang Lakukan Foging Mandiri Lawan DBD

Leave a Comment

Related Post