Warga Bawean Resah Lonjakan Harga Sembako, KSM LSM GMBI Sangkapura Berharap PemKab Gresik Gerak Cepat Mengatasinya

Redaktur Yono

January 14, 2026

2
Min Read

Bagikan Ke

Shares

Gresik, Brawijayapost.com,– Masyarakat di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kini mulai dilanda keresahan. Cuaca buruk yang melanda perairan laut Jawa selama sepekan terakhir telah melumpuhkan aktivitas penyebrangan kapal, yang berdampak langsung pada menipisnya stok kebutuhan pokok (sembako) di wilayah kepulauan tersebut.

Terputusnya jalur distribusi logistik menyebabkan stok di pasar-pasar tradisional di Bawean menyusut drastis. Pantauan di lapangan menunjukkan kenaikan harga yang cukup signifikan pada beberapa komoditas, seperti:

  • Telur Ayam
  • Daging
  • Kebutuhan pokok harian lainnya
    Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan terjadinya krisis pangan jika pasokan tidak segera didistribusikan dari daratan Gresik.

LSM GMBI Sangkapura Desak Pemerintah Gerak Cepat
Merespons kondisi tersebut, Ketua KSM LSM GMBI Sangkapura, Junaidi, menyatakan bahwa lonjakan harga tidak akan terhindarkan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak segera mengambil langkah taktis.
“Cuaca buruk selama seminggu terakhir memang berdampak pada kelangkaan sembako. Harapan warga sangat jelas: distribusi pasokan ke Bawean harus segera dilakukan guna menekan kenaikan harga yang semakin liar,” tegas Junaidi.

Ia juga memohon agar Pemkab Gresik segera menggelar Operasi Pasar di wilayah kepulauan untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat kecil.
Upaya Koordinasi Tingkat Kabupaten
Menanggapi laporan dari tingkat kecamatan, Ketua Distrik LSM GMBI Gresik, Moh. Hudin, S.Pd., menyatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Pemkab Gresik.

“Kami akan menjalin komunikasi dan mendorong percepatan distribusi sembako ke wilayah Pulau Bawean. Jika distribusi terus tertunda, beban ekonomi warga di sana akan semakin berat karena lonjakan harga. Semoga upaya ini cepat terealisasi demi membantu saudara-saudara kita di Sangkapura dan sekitarnya,” pungkas Moh. Hudin.

Baca Lainnya:  Baru Beberapa Bulan Proyek Pembangunan Drainase Sudah Rusak

Warga kini hanya bisa berharap cuaca segera membaik dan armada pengangkut logistik dari Pemkab Gresik dapat segera diberangkatkan untuk menormalkan kembali harga serta ketersediaan barang di Pulau Bawean. (Wan/*)

Leave a Comment

Related Post