Gresik, Brawijayapost.com,-
Pengusaha Lampah, Kedamean Kabupaten Gresik Usman Hadi, secara resmi meresmikan operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lampah Kedamean yang berlokasi di Gedung Badan Gizi Nasional, Dusun Kasiyan, Desa Lampah Kecamatan Kedamean, Sabtu (28/3/2026).
Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemenuhan gizi. Menuju Gresik “Zero Stunting” ujar Hadi saat memberikan sambutan.
Hadi juga menekankan bahwa kehadiran SPPG ini bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan garda terdepan dalam memastikan anak-anak di Kabupaten Gresik mendapatkan asupan makan bergizi seimbang yang sesuai dengan kebutuhan usia mereka.
“Kami melaksanakan amanat dan perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Ini adalah program yang sangat dinanti. Harapan besar kami, dengan adanya Makan Bergizi Gratis (MBG) ini, Kabupaten Gresik bisa mencapai target Zero Stunting,” tegasnya.
Pengusaha ini juga memastikan bahwa fasilitas ini tidak akan membuang waktu untuk segera melayani masyarakat. Ia menyatakan bahwa aktivitas dapur akan langsung dimulai pada besuk hari Senin.
Disamping itu, beberapa poin penting yang ditekankan Usman Hadi dalam peresmian tersebut yakni:
- Dapur langsung beroperasi sesaat setelah peresmian untuk mengejar target pelayanan.
- Mendorong sinergi dengan berbagai pihak dalam proses pengiriman makanan agar tetap higienis dan tepat waktu.
semoga dengan kehadiran SPPG diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar melalui pelibatan tenaga kerja maupun penyediaan bahan baku.
Hadi berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, dan elemen masyarakat dapat berjalan harmonis. Ia berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga di wilayah Benjeng dan sekitarnya.
“Kami ingin memastikan koordinasi di lapangan, terutama dalam hal distribusi, berjalan dengan baik sehingga setiap anak mendapatkan hak gizinya tanpa terkecuali,” tambahnya.
Sementara Kepala SPPG M. Syarif Hidayat menyampaikan, pada hari pertama, program tersebut menargetkan 2.000 adas penerima di 36 lembaga sekolah dan 5 Desa , diantaranya Desa Lampah, Cermen, Turirejo, Glindah, Tulung.
“Saya terbuka saran dan kritik yang bersifat membangun secara langsung,” ujarnya.
Camat Kedamean Irwanto berharap adanya sinergitas Forpimcam Kedamean dengan pengusaha SPPG yang ada di Kecamatan Kedamean.
“Saya berharap dengan berdirinya SPPG Lampah ini penerima manfaat untuk dapat mengoptimalkan dalam pelayanan gizi, jika ada kekurangan tolong langsung di sampaikan kepada SPPG yang bersangkutan,” harapnya. (Dwa)








Leave a Comment