Sinergitas Satlantas Polres Gresik Dan Jasa Raharja Jatim Perkuat Keselamatan Transportasi

Redaktur Yono

August 18, 2026

3
Min Read

Bagikan Ke

Shares

GRESIK, Brawijayapost.com,-  Satuan Lalu Lintas Polres Gresik bersama Jasa Raharja Jawa Timur terus memperkuat sinergitas dalam meningkatkan keselamatan transportasi di tengah masyarakat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui Pemberdayaan Aparatur Kecamatan dan Desa.

Kegiatan yang mengusung tema “Mengedukasi, Menginspirasi, dan Menggerakkan Masyarakat untuk Keselamatan” tersebut digelar di pendopo Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan dihadiri Camat Menganti Bagus Arif Jauhari, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik IPDA Andreas Dwi Anggoro, S.H., serta Adhen dari Jasa Raharja Jawa Timur. Hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Menganti, Ketua BPD se-Kecamatan Menganti dan jajaran perangkat desa lainnya.

Program tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Aparatur kecamatan dan desa didorong menjadi bagian dari penggerak keselamatan transportasi di wilayah masing-masing.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik IPDA Andreas Dwi Anggoro, S.H., menyampaikan bahwa Kecamatan Menganti merupakan salah satu wilayah dengan kejadian kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi, sehingga diperlukan perhatian dan upaya bersama untuk menekan angka kecelakaan.

“Kecamatan Menganti ini merupakan salah satu wilayah dengan kejadian laka lantas yang cukup tinggi, sehingga perlu mendapat perhatian bersama. Untuk itu, edukasi dan penguatan keselamatan transportasi harus terus dilakukan, tidak hanya kepada pengendara, tetapi juga dengan melibatkan aparatur kecamatan dan desa,” ujar IPDA Andreas Kepada Media.

Dalam kesempatan tersebut, IPDA Andreas juga menjelaskan empat faktor yang harus menjadi perhatian masyarakat saat berkendara, yakni manusia, kendaraan, jalan dan lingkungan, serta kecepatan.

“Dalam keselamatan berkendara, ada empat faktor yang harus menjadi perhatian utama, yaitu manusia, kendaraan, jalan dan lingkungan atau cuaca, serta kecepatan,” jelasnya.

Baca Lainnya:  TONGKAT KOMANDO POLRES GRESIK BERGANTI: AKBP Ramadhan Nasution Resmi Gantikan AKBP Rovan Richard Mahenu

Menurutnya, faktor manusia menjadi salah satu penentu utama keselamatan. Pengendara harus disiplin, berkonsentrasi dan mematuhi aturan lalu lintas. Sementara kendaraan harus dipastikan dalam kondisi laik jalan.

Pengendara juga wajib memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan, termasuk cuaca, penerangan, rambu-rambu serta situasi lalu lintas. Selain itu, kecepatan harus disesuaikan dengan kondisi jalan dan lingkungan agar kendaraan tetap dapat dikendalikan dengan baik.

“Keselamatan adalah kebutuhan kita bersama. Mari mengutamakan keselamatan daripada kecepatan dan selalu tertib berlalu lintas,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan pembacaan Deklarasi Komitmen Agen Keselamatan Transportasi yang dipandu oleh Sekcam Menganti Siti Choni.

Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama para perangkat kecamatan dan desa untuk berperan aktif dalam meningkatkan keselamatan transportasi di wilayah masing-masing.

Dalam deklarasi tersebut, para peserta menyatakan siap menjadi Agen Keselamatan Transportasi Jasa Raharja yang aktif di wilayah masing-masing.

Mereka juga berkomitmen untuk menyusun dan melaksanakan program peningkatan keselamatan transportasi bagi warga melalui sosialisasi, kampanye serta intervensi terhadap perilaku berisiko.

Selain itu, para peserta berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mengedukasi, menginspirasi dan menggerakkan warga agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya.

Komitmen lainnya adalah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan, PT Jasa Raharja, kepolisian dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman.

Para peserta juga menyatakan keyakinannya bahwa setiap langkah kecil dalam menjaga keselamatan merupakan kontribusi besar bagi terciptanya jalan raya yang lebih aman untuk semua.

Deklarasi tersebut ditutup dengan pernyataan bersama:
“Kami berkomitmen untuk keselamatan warga kami, untuk keselamatan transportasi Indonesia.”

Melalui sinergitas Satlantas Polres Gresik, Jasa Raharja Jawa Timur, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas hingga ke tingkat masyarakat.

Baca Lainnya:  Kapolres Gresik Buka Latihan Gabungan Saka Bhayangkara 2026, Cetak Generasi Muda Berkarakter Dan Peduli Kamtibmas

Keterlibatan kepala desa, Ketua BPD dan perangkat desa diharapkan dapat memperluas edukasi keselamatan transportasi, sehingga masyarakat semakin sadar untuk tertib berlalu lintas dan bersama-sama menekan risiko kecelakaan di wilayah Kecamatan Menganti dan Kabupaten Gresik. (Dwa)

Leave a Comment

Related Post