GRESIK, Brawijayapost.com,-
Permasalahan banjir dan kerusakan jalan poros desa menjadi keluhan utama masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang II Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Gresik Fraksi Partai Golkar, Wongso Negoro, S.E., S.H., M.Si., di Dusun Jatisewu, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Minggu (28/06/2026).
Kegiatan penyerapan aspirasi tersebut dihadiri warga dari dua kecamatan yakni kecamatan Menganti dan Kedamean yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif, dengan masyarakat menyampaikan harapan agar aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti.
Salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan adalah banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Warga menilai sistem drainase yang kurang optimal menyebabkan genangan air bertahan cukup lama dan mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan berdampak pada lahan pertanian dan akses transportasi.
Selain itu, kondisi jalan poros desa yang mengalami kerusakan juga menjadi perhatian utama. Jalan tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta kegiatan ekonomi dan pendidikan.
Masyarakat berharap perbaikan jalan dapat menjadi prioritas pembangunan pemerintah daerah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wongso Negoro menegaskan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD Kabupaten Gresik.
“Reses merupakan sarana bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan, khususnya terkait penanganan banjir dan perbaikan jalan poros desa, akan kami kawal dan kami koordinasikan dengan pemerintah daerah serta dinas terkait agar dapat direalisasikan sesuai skala prioritas,” ujar Wongso Negoro.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan aspirasi secara konstruktif, sehingga pembangunan di Kabupaten Gresik dapat berjalan sesuai kebutuhan warga.
Melalui kegiatan reses ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga berbagai persoalan di tingkat desa dapat segera memperoleh solusi dan direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Raf)










Leave a Comment