Wujudkan Kesejahteraan, Pemdes Meduri Bangun Jembatan Lewat Dana BKKD 2025

Redaktur Yono

May 6, 2026

2
Min Read

Bagikan Ke

Shares

BOJONEGORO, Brawijayapost.com,–  Pemerintah Desa (Pemdes) Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, mulai tancap gas dalam meningkatkan infrastruktur desa. Melalui alokasi Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun anggaran 2025, Pemdes Meduri memprioritaskan pembangunan jembatan sebagai urat nadi perekonomian warga.

Langkah ini diambil mengingat pentingnya konektivitas antarwilayah demi menjamin kelancaran mobilitas masyarakat di pelosok desa.

Jembatan Sebagai Akses Vital.

Kepala Desa Meduri,  Hariyono, mengungkapkan bahwa kucuran dana BKKD ini merupakan jawaban atas aspirasi warga yang membutuhkan infrastruktur kokoh. Menurutnya, jembatan yang dibangun bukan sekadar fisik bangunan, melainkan jalur utama pendukung aktivitas ekonomi dan sosial.

“Jika akses transportasi lancar, maka kesejahteraan dan perekonomian masyarakat akan ikut meningkat. Kami ingin memastikan warga tidak lagi terkendala saat mengangkut hasil bumi atau melakukan aktivitas harian,” ujar Hariyono, Rabu (6/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, Pemdes Meduri berkomitmen penuh untuk menjaga akuntabilitas. Hariyono menegaskan bahwa pengelolaan dana bantuan tersebut dilakukan secara transparan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Harapan dari Pembangunan Jembatan:

 *Kelancaran Transportasi: Memperpendek waktu tempuh warga menuju pusat kecamatan atau pasar.

 *Peningkatan Ekonomi: Memudahkan distribusi hasil pertanian dan logistik.

 *Pemerataan Kesejahteraan: Membuka peluang usaha baru di sekitar wilayah jembatan.

Sinergi untuk Desa Maju.

Pihak pemerintah desa juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari dukungan masyarakat. Sinergi antara Pemdes dan warga menjadi kunci utama agar Desa Meduri semakin maju dan mampu menjadi penopang ekonomi di wilayah Margomulyo.

Dengan rampungnya proyek jembatan ini nantinya, Desa Meduri diharapkan mampu bertransformasi menjadi desa yang mandiri dengan mobilitas dan produktivitas warga yang tinggi. (Eko/*)

Baca Lainnya:  Dandim 0830/Surabaya Tinjau Lahan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Gunung Anyar Tambak

Leave a Comment

Related Post