Gresik, Brawijayapost.com,– Suasana Pendopo Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, tampak khidmat pada Rabu (25/02). Musyawarah Desa (MUSDES) dalam rangka penetapan calon, pengundian nomor urut, serta deklarasi damai Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Laban berlangsung dengan aman dan tertib.
Acara ini menjadi momentum krusial bagi keberlanjutan roda pemerintahan desa setempat, sekaligus ajang pembuktian kedewasaan berpolitik warga Laban.
Pesan Camat: Transparansi dan Kedewasaan Politik.
Camat Menganti, Bagus Arif Jauhari, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam terkait integritas proses pemilihan. Ia menegaskan bahwa setiap tahapan PAW wajib dijalankan di atas rel regulasi yang transparan.
“PAW ini adalah bagian dari proses demokrasi desa yang harus kita jaga bersama. Saya mengajak seluruh calon dan masyarakat untuk menghormati hasil yang nantinya ditetapkan serta tetap menjaga suasana yang sejuk dan damai,” ujar Bagus.
Ia juga menambahkan bahwa kedewasaan dalam berdemokrasi adalah kunci utama guna mencegah gesekan horizontal di tengah masyarakat selama masa pemilihan berlangsung.
TNI Tegakkan Netralitas Harga Mati.
Senada dengan Camat, Danramil Menganti Kapten Inf Didik Hartono turut memberikan instruksi tegas. Ia memastikan bahwa jajaran TNI akan berdiri tegak di atas prinsip netralitas demi menjamin kondusifitas wilayah.
* Komitmen TNI: Menjaga keamanan tanpa memihak pada salah satu calon.
* Sinergi Forkopimcam: Mengawal seluruh tahapan agar berjalan lancar hingga pelantikan.
* Himbauan Warga: Meminta pendukung untuk tidak mudah terprovokasi isu negatif yang dapat memecah belah persatuan.
“TNI bersikap netral dalam setiap proses politik. Namun kami bersama Forkopimcam akan memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegas Kapten Didik.
Deklarasi Damai dan Pengundian Nomor Urut
Puncak acara ditandai dengan pengundian nomor urut calon yang dilakukan secara terbuka di hadapan para saksi dan tokoh masyarakat. Sebagai bentuk komitmen moral, para calon kemudian menandatangani Deklarasi Damai.
Penandatanganan ini bukan sekadar seremoni, melainkan janji bersama untuk siap menang dan siap kalah demi kepentingan warga Desa Laban yang lebih luas. Hingga acara usai, situasi terpantau kondusif dan penuh rasa kekeluargaan. (Dwa)










Leave a Comment